TIM ‘ARA’ DKV UNIKU MASUK 20 BESAR LOMBA ANIMASI GEMASTIK 2025

Share this to:

Tim ARA dari Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Kuningan mencatatkan prestasi di ajang GEMASTIK XVIII Tahun 2025. Mereka berhasil menembus babak final dan masuk dalam 20 besar nasional Divisi V – Animasi.

Lomba Nasional Bergengsi di Bidang Teknologi dan Kreativitas

GEMASTIK merupakan ajang nasional bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Tahun ini, Universitas Telkom Bandung menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

Kompetisi berlangsung dalam dua tahap. Babak penyisihan diadakan dari 1 Juli hingga 2 September 2025, sedangkan babak final digelar pada 27–30 Oktober 2025 di Universitas Telkom Bandung secara luring dan daring.

Tiga Mahasiswa DKV Uniku Mengusung Film Bertema Lingkungan

Tim ARA beranggotakan tiga mahasiswa DKV Uniku, yaitu Andrean (2024), Fauziah Retno Hartika (2023), dan Akbar Al-Munawwar Syam Syam (2024). Mereka mewakili Universitas Kuningan melalui karya animasi berjudul Tunas Terakhir.

Film berdurasi kurang-lebih empat menit ini mengangkat tema fiksi ilmiah dengan isu deforestasi hutan di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan. Cerita menggambarkan perjuangan seorang remaja bernama Ara yang menanam kembali tunas kehidupan di bumi yang tandus akibat eksploitasi industri.

Perpaduan Teknologi Futuristik dan Budaya Nusantara

Film Tunas Terakhir memadukan teknologi futuristik dengan visual budaya lokal Nusantara. Motif batik kawung, satwa endemik, dan konsep reforestasi modern digunakan sebagai elemen simbolik.

Pesan utama film ini adalah pentingnya menjaga kelestarian hutan dan keanekaragaman hayati Indonesia. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs, khususnya poin 15 (Life on Land), 13 (Climate Action), dan 12 (Responsible Consumption and Production).

Proses Penuh Pembelajaran dan Refleksi

Meskipun belum meraih gelar juara, Tim ARA mengaku bangga dan bersyukur bisa mencapai babak final nasional. Dalam pesan yang disampaikan kepada dosen pembimbing, Fauziah Retno Hartika menulis bahwa pengalaman ini menjadi proses belajar yang berharga.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan dan dukungan selama persiapan kompetisi. “Kami bersyukur sudah sampai di tahap ini dan masih banyak hal yang bisa dipelajari untuk ke depan,” tulisnya.

Apresiasi dari Dosen Pembimbing dan Kaprodi DKV Uniku

Dosen pembimbing Tim ARA, Azhar N. Ahdiyat, M.Ds., mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menilai karya ini menunjukkan semangat dan potensi besar mahasiswa DKV Uniku dalam menjawab isu lingkungan melalui karya kreatif.

“Ini sudah menjadi pencapaian luar biasa. Terus semangat dan terus berkarya, jadikan komentar juri sebagai motivasi dan semoga hasilnya lebih baik di kesempatan berikutnya,” ujarnya.

Kepala Program Studi DKV Uniku, Jerry Dounald Rahajaan, M.Sn., juga menyampaikan apresiasi. Ia menilai keikutsertaan Tim ARA di ajang nasional ini sebagai bukti kemampuan mahasiswa DKV Uniku bersaing secara intelektual dan kreatif.

“Kami sangat bangga atas perjuangan dan dedikasi Tim ARA. Mereka telah membawa nama DKV Uniku dengan karya yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat pesan lingkungan,” tuturnya.

Langkah Kecil untuk Dampak yang Lebih Besar

Partisipasi Tim ARA dalam GEMASTIK 2025 menjadi bukti bahwa mahasiswa DKV Uniku mampu berkontribusi dalam pengembangan animasi nasional. Karya Tunas Terakhir tidak sekadar hiburan, tetapi juga ajakan bagi generasi muda untuk menjaga bumi dan masa depan Nusantara.